Pak Tentara Saya Mahasiswa UPI Mau Gabung TMMD Boleh Apa Tidak

Kab. Bandung, Sabtu 11 Agustus 2018-
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program sektoral yang bekerja sama antara TNI dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan beberapa lembaga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta stackholder lainnya yang peduli kepada pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Pak Tentara saya Mahasiswa UPI mau gabung di TMMD boleh apa tidak ? Pertanyaan yang dilontarkan oleh salah satu Mahasiswa UPI yang sedang melaksanakan KKN di DAS Citarum beberapa waktu lalu dengan spontan dijawab oleh anggota Satgas TMMD tentu saja boleh, karena membangun daerah itu bukan hanya tugas TNI saja tetapi tugas kita semua, dengan kalimat tersebut sehingga sekelompok Mahasiswa tertarik dan bergabung bersama TNI pada kegiatan TMMD ke – 102.
Pada TMMD ke – 102 ini melakukan pekerjaan melalui dua program handalannya yaitu program fisik tentang pembangunan insfrastruktur jalan raya, pembangunan rumah tidak layak huni, bangun masjid atau mushola dan rehab sekolah sedangkan program non fisik sendiri diantaranya peresmian Rumah Baca Ceria yang berlokasi di Rt.03/19 Kampung Chihalimun Desa Cibereum Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu.

Latar belakang dibangunnya rumah baca Ceria ini karena di wilayah ini belum ada tersedianya sarana baca untuk umum, mengingat pendidikan adalah hak segala bangsa maka membacapun tetap menjadi hak segala bangsa pula. Berdirinya rumah baca itu merupakan ide yang digagas oleh anggota Satgas TMMD ke – 102 yang berkolaborasi dengan Mahasiswa UPI yang sedang malaksanakan KKN di wilayah daerah aliran sungai (DAS) Citarum.
Dandim 0609/Kab. Bandung letkol Arh Andre Wira. K selaku Dansatgas TMMD ke – 102 tahun 2018 berpesan, ” rumah baca Ceria ini agar dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan sebaik – baiknya “. Selain itu, ” dengan adanya rumah baca ini dapat memberi motivasi untuk menumbuhkan semangat dan minat baca anak serta warga sekitarnya karena dengan membaca akan menambah wawasan dan ilmu pengetahuan “, jelas Andre. (Pendam III/Siliwangi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *